Headlines News :
Home » » MAKALAH METODOLOGI PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR

MAKALAH METODOLOGI PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR

Written By Ahmad Multazam on Thursday, December 20, 2012 | 9:55 PM

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

I.          PENDAHULUAN
Dalam manajemen Pendidikan anak usia dini, yang mana pendidikan ini merupakan pendidikan yang termasuk dalam kategori pendidikan formal, termasuk di dalamnya pendidikan prasekolah. Nah di sini ketika kita mengelola sebuah lembaga yang mengelola anak-anak pra sekolah maka akan kita jumpai yang namanya motorik kasar. Di sini pemakalah akan membahas mengenai metodologi pengembangan motorik kasar yang terdapat pada diri anak usia dini.
II.          RUMUSAN MASALAH
A.    Pengertian motorik kasar
B.     Cara Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Penanaman Kesempatan Bermain dengan gerak lari, lompat serta alat permainan
C.     Gerakan-gerakan yang di sesuaikan dengan music dan lagu
III.          PEMBAHASAN
1)      Pengertian motorik kasar
Motorik kasar ini, berasal dari kata,motorik dan kasar. Motorik itu sendiri merupakan sekumpulan kemampuan untuk menggunakan dan mengontrol gerakan tubuh, baik gerakan kasar maupun gerakan halus. Kemampuan yang termasuk dalam motorik ini antara lain mengangkat kepala, duduk, merangkak, berdiri, berjalan, berlari, memgang benda dan lain sebagainya. Keampuan motorik selalu memerlukan koordinasi bagian-bagian tubuh sehingga latian untuk aspek motorik ini perlu di perhatikan.[1]
Sedangkan kasar  dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah berperilaku tidak lemah lembut.[2]

  Sedangkan secara istilah motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri.[3]
Aspek motorik kasar dapat di kembangkan juga melalui kegiatan bermain. Misalnya pada anak yang berlari-lari bermain bola dengan menendang dan menangkapnya. Pada awalnya ia belum bisa menjaga keseimbangan yang baik, tapi lama-kelamaan menjadi lebih terampil berlari, menendang. Motorik kasar merupakan area terbesar perkembangan di usia batita. Karena, motorik kasar ini merupakan  tanda yang paling terlihat pada pertumbuhan fisik seorang anak.

2)      Cara Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Penanaman Kesempatan Bermain dengan gerak lari, lompat serta alat permainan.
Cara atau metode untuk mengembangkan motorik kasar setidaknya ada empat macam yang berlaku dalam pertumbuhan motorik kasar pada diri anak. Pertumbuhan itu di sesuaikan pada fase perkembangan si anak. Pada tahap ini sangat penting sekali perhatian orang tua dalam memberi pembelajaran terhadap sang buah hati. agar anak mampu tumbuh dan berkembang dengan baik. Lantas bagaimana metode yang pas untuk membantu perkembangan motorik kasar itu?
1)      Berjalan
Sebelum anak memberikan stimulasi pada si anak, tentunya anak pada fase sebelumnya sudah melewati fase-fase perkembangan, seperti duduk, Merangkak, dan berdiri. Pada kemampuan motorik kasar fase ini, yang harus di lakukan adalah memperhatikan kemampuan berdiri, berjalan ke depan, berjalan ke belakang, berjalan berjingkat, melompat, berlari, berdiri satu kaki, menendang satu bola , dan lain-lain.[4]
Langkah yang harus di lakukan
Dalam hal ini peran orang tua yang paling utama. Caranya orang tua berdiri dengan mengambil jarak yang tidak jauh dari keberadaan si anak sambil memegang mainan yang mampu menarik perhatian si anak. Gunakan karpet bergambar atau tempelkan gambar-gambar yang menarik di lantai tersebut Misalnya, ayo dek injak gambar gajahnya ! selain itu mainan seperti mobil-mobilan atau troli yang bias di dorong-dorong, juga bias mampu membantu proses belajar berjalan si anak. [5]
2)      Berlari
Setelah anak sudah biasa berjalan dengan stabil, fase baru akan di lewati si anak , yaitu tahap berlari. Perkembangan berlari akan berdampak (berpengaruh) pada perkembangan lompat, lempar, dan kemampuan kosentrasi anak. Selanjutnya, tugas perkembangan  ini, di butuhkan keseimbangan tubuh, kecepatan gerak kaki ketepatan empat pola kaki (heel strike atau bertumpu pada tumit, toe off. Telapak kaki mengangkat kemudian kaki bertumpu pada ujung –ujung jari kaki, swing atau kaki berayun, dan landing atau setelah menganyun kaki menapak pada alas), seta pada motor planning(perencanaan gerak)
Langkah yang harus di lakukan
Pola pengembaga fase lari ini bias di mulai sejak anak sudah menginjak pada tahap jalan, yaitu sekitar pada saat umur 12 bulan ke atas. Aktivitas yang dapat di lakukan bias berupa menendang bola, main sepeda(mulai roda 4sampai bertahap roda 3 dan kemudian roda2), serta naik turun tangga.
3)      Melompat
Kemampuan dasar yang harus di miliki si nak pada fase lompat adalah keseimbangan yang baik, keseimbangan koordinasi motorik,dan motor planning( perencanaan gerak). Misalnya, saat anak ingin melompati sebuah tali, ia sudah harus sudah mempunyai rencana apakah akan mendarat dengan satu kaki atau dua kaki. Kalau memnggunakan satu kaki, kaki mana yang akan di gunakan.[6]
Langkah yang harus di lakukan
Lompat di tempat atau di trampoline(kaki layar yang di rentangkan di atas tanah untuk menampung jatuhnya acrobat-akrobat).jangan melompat –lompat di tempat tidur karena kan mengacaukan kognitifnya. Dalam arti mengajarkan perilaku atau mindset(cara berfikir) yang tidak baik pada anak, karena tempat tidur bukan tempat untuk bermain melompat.
Lompatan berjarak. Gambarlah lingkaran-lingkaran darikapur atau gunakan longkaran holahop yang di atur letaknya. Mintalah anak untuk melompati lingkaran tersebut.gradasikan tingkat kesuitan dengan memperlebar jarak dan menggunakan 2 kaki, lalu satu kaki secara bergantian.
4)      Melempar
Biasanya seorang anak pada fase lempar, yang berperan ialah sensoris keseimbangan, rasa sendi (propriosepsi), serta visual. Peran yang paling utama adalah propriosepsi, yaitu bagaimana sendi merasakan suatu gerakan atau aktivitas. Misalnya ketika anak melempar bola, coba dilihat seberapa kuat lemah lemparanya, supaya bola masuk ke dalam keranjang atau sasaran yang di tuju.[7]
Langkah yang harus di lakukan
Main dartboard atau lempar panah. Gunakan dartboard yang khusus untuk snsk-anak (yang aman dan tidak tajam), separti jenis dartboard yang terbuat dari papan Velcro dan anak panahnya dig anti dengan bola yang bervelcro.

3)      Gerakan-gerakan yang di sesuaikan dengan music dan lagu
Gerakan-gerakan yang sesuaikan dengan music dan lagu pada motorik kasar ini di antaranya adalah lagu-lagu yang mana mempunyai gerakan-gerakan yang di dalamnya terdapat sebuah gerakan melompat berlari, merangkak dan lain sebagainya.
Gerakan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mendengarkan dan memusatkan perhatian. Dan dalam kegitan ini seorang guru menyuruh anak didiknya menirukan apa yang di lakukan oleh guru, misalnya:
1.      Kepala pundak.
Kepala pundak, kepala pundak lutut dan kaki 2 x
Daun telinga mata hidung dan pipi
Tangan di pinggang
Digoyang goyang
Yang di goyang goyang di goyang goyang
Pinggul di goyang  2 x[8]

Langkah yang harus di lakukan
·         Guru menyuruh anak-anak berbaris 1 berbanjar menghadap ke arah guru.
·         Kemudian guru menyuruh  anak-anak mengikuti bernyanyi bersama-sama dan di ikuti dengan gerakan-gerakan.
·         Kemudian guru berkata, yaa anak-anak sekarang kita menyanyi dengan gerakan- gerakan yang memegang anggota tubuh kita.
Pelaksanaan pada waktu menyanyi, berbunyi:
a.      Kepala         : Kedua tangan memegang kepala.
b.      Pundak                    : kedua tangan memegang pundak.
c.       Lutut   : kedua tangan memegang lutut.
d.      Kaki    : kedua tangan memegang  kaki.
e.       Daun telinga           :kedua tangan memegang  daun telinga.
f.       Mata    : kedua tangan menyentuh mata.
g.      Hidung                    : salah satu tangan memegang hidung.
h.      Pipi      : kedua tangan menyentuh pipi.
i.        Pinggang     :kedua tangan memegang pinggul

2.      Lonceng berbunyi
Lonceng berbunyi  baris di halaman
Setiap hari aku banyak kawan
Tangan di atas di bahu di rentang
Seperti burung terbang diudara
1…2….1….2…. terbang di udara (2x)
Angkat kaki silih berganti ((2x) goyang ke kanan goyang kekiri
Bungkukkan badan, melompat, jongkok, berteriak, menanggis,senyum, dll
Angakt kaki silih berganti
Tet…tet…tet…. Dengarlah lonceng itu.
Tet….tet….tet… itulah tanda waktu
Marilah kawan bentuk barisan
Dimuka pintu
Masuk ruangan perlahan-lahan bersama guru
Berhennti ………. Grak!
Langkah yang harus di lakukan
·         Guru menyuruh anak-anak berbaris beberapa banjar yang di sesuaikan dengan jumlah siswanya menghadap ke arah guru
·         Kemudian guru menyuruh anak-anak mengikuti bernyanyi bersama-sama dan di ikuti dengan gerakan-gerakan yang sesuai dengan nyanyian.
·         Kemudian guru berkata, yaa anak-anak sekarang kita menyanyi dengan gerakan- gerakan jalan di tempat dan tangan mengepal serta di ayunkan
Gerakan-gerakan pada waktu menyanyi, adalah:
jalan di tempat, tangan bergerak ke atas, ke bahu kemudian merentangkan tangan, membungkuk, melompat , jongkok.

3.      Jalan- jalan ke hutan
Kita berjalan jalan di tengah hutan
Dan melihat seekor binatang jalang..
Binatang apakah itu..2x
Beginilah jalannya…2x
Binatang apa…???
Langkah yang harus di lakukan
·         Seorang guru memerintahkan murid-muridnya untuk berbaris memanjang, di sertai dengan memegang  pundak temanya.
·         Sebaiknya guru berada di depan anak-anak.
Gerakan-gerakan pada waktu menyanyi, adalah:
Berjalan bersamaan  sambil mengelilingi ruangan outdoor.



4.      Aku bias
Megal megol seperti menthok
Lompat seperti kodok
Terbang seperti burung
Menggleser seperti ular
Berlari seperti kuda
Itu yang ku bias
Langkah yang harus di lakukan
·         Guru menyuruh anak-anak berbaris beberapa banjar yang di sesuaikan dengan jumlah siswanya menghadap ke arah guru
Gerakan-gerakan pada waktu menyanyi, adalah:
Memegal-megolkan pinggul, melompat, berlari.

5.      Rukun wudhu
Ayo kawanku
Belajar berwudhu
Ada enam rukunnya
Mari lakukan bersama
Niat dalam hatimu
Basuhlah wajahmu
Basuh kedua tanganmu
Dari jari sampai siku
Basuhlah rambutmu
Basuh kedua kakimu
Tertib aku berwudhu
Waktu sholat telah menunggu.


Langkah yang harus di lakukan
·         Guru menyuruh anak-anak berbaris beberapa banjar yang di sesuaikan dengan jumlah siswanya menghadap ke arah guru
Gerakan-gerakan pada waktu menyanyi, adalah:
Melambai-lambaikan tangan, mengikuti gerakan yang ada dalam lagu.

IV.          KESIMPULAN
a.      Motorik kasar yaitu adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri.
b.      Cara mengembangkan kemampuan motorik kasar melalui penanaman kesempatan bermain dengan gerak lari, lompat serta alat permainan yakni dengan menggunakan.
Ø  Berjalan                     :  Caranya orang tua berdiri dengan mengambil jarak yang tidak jauh dari keberadaan si anak sambil memegang mainan yang mampu menarik perhatian si anak.
Ø  Berlari           : tugas perkembangan  ini, di butuhkan keseimbangan tubuh, kecepatan gerak kaki ketepatan empat pola kaki (heel strike atau bertumpu pada tumit, toe off. Telapak kaki mengangkat kemudian kaki bertumpu pada ujung –ujung jari kaki, swing atau kaki berayun, dan landing atau setelah menganyun kaki menapak pada alas), seta pada motor planning(perencanaan gerak)
Ø  Melompat                  : Lompat di tempat atau di trampoline(kaki layar yang di rentangkan di atas tanah untuk menampung jatuhnya acrobat-akrobat).jangan melompat –lompat di tempat tidur karena kan mengacaukan kognitifnya.
Ø  Melempar                  : Main dartboard atau lempar panah. Gunakan dartboard yang khusus untuk snsk-anak (yang aman dan tidak tajam), separti jenis dartboard yang terbuat dari papan Velcro dan anak panahnya dig anti dengan bola yang bervelcro.
c.       Gerakan-gerakan yang sesuaikan dengan music dan lagu pada motorik kasar ini di antaranya adalah lagu-lagu yang yang mana mempunyai gerakan-gerakan yang di dalamnya terdapat sebuah gerakan melompat berlari, merangkak dan lain sebagainya.
Misalnya;
Megal megol seperti menthok
Lompat seperti kodok
Terbang seperti burung
Menggleser seperti ular
Berlari seperti kuda
Itu yang ku bisa

V.          PENUTUP
Demikianlah paparan makalah tentang “Metodologi Pengebangan motorik kasar” yang terdapat di dalam pendidikan anak usia dini. Pada dasarnya pengembangan mengenai motorik kasar yang terdapat dalam pendidikan anak usia dini harus dengan melalui beberapa tahap dan cara. Dengan demikian pengembangan tersebut akan lebih baik jika pengembangan tersebut di instrumenkan dengan menggunakan nyanyian.

DAFTAR PUSTAKA
          Agus F. tangyong, Pengembangan Anak Usia Taman Kanak-kanak. PT. Grasindo:1994. Jakarta.
          Iva Noorlaila, Panduan lengkap Mengajar PAUD, Pinus book Publiser:2010. Jogjakarta.
          A .marurti ,Mengelola PAUD dengan aneka permainan meraih kecerdasan majemuk.Kreasi Wacana:2008.Bantul.
          Aqib zainal, Pedoman Teknis Penyelenggaraan PAUD. Bandung.CV.Nuansa Aulia. 2010
          Kamus Besar Bahasa Indonesia


[1] Aqib zainal, Pedoman Teknis Penyelenggaraan PAUD. Bandung.CV.Nuansa Aulia. 2010.hlm.30
[2] Kamus besar bahasa indonesia
[3] A. marurti ,Mengelola PAUD dengan aneka permainan meraih kecerdasan majemuk.Kreasi Wacana:2008.Bantul.hlm.158
[4] Iva Noorlaila, Panduan lengkap Mengajar PAUD, Pinus book Publiser:2010. Jogjakarta. Hlm.59
[5] Ibid.hlm.60
[6] Iva Noorlaila, Panduan lengkap Mengajar PAUD, Pinus book Publiser:2010. Jogjakarta. Hlm.61

[7] Ibid. hlm:62
[8] Agus F. tangyong, Pengembangan Anak Usia Taman Kanak-kanak. PT. Grasindo:1994. Jakarta. Hlm:391
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Random Post

Google+ Followers

About Me

My Photo

Aku adalah aku...aku akan tetap menjadi diriku sendiri
 
Support : SMP N 1 Pecangaan | SMA N 1 Pecangaan | Universitas Islam Negeri Walisongo
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. Islamic Centre - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template